BANDUNG, Radarnusanews.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menggelar uji petik Petunjuk Teknis Pelaporan Pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) melalui pengisian E-Monev SPAB berbasis Inarisk, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPBD Kota Bandung tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan mekanisme pelaporan program SPAB berjalan secara efektif, akurat, dan dapat mendukung penyusunan kebijakan penanggulangan bencana di lingkungan satuan pendidikan.
Uji petik dilakukan dengan mengambil sebagian data atau sampel dari keseluruhan data untuk kemudian diperiksa dan diverifikasi. Metode tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan sekaligus mekanisme pelaporan program SPAB di lapangan.

Kegiatan diikuti perwakilan satuan pendidikan mulai dari tingkat TK hingga SMA dan sederajat, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut perwakilan BNPB dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandung, Ir. Didi Ruswandi, M.T.
Selain uji petik pelaporan, peserta juga mendapatkan materi mengenai konsep SPAB, implementasi SPAB, serta tata cara pelaporan melalui E-Monev SPAB berbasis Inarisk.
Melalui kegiatan ini, BNPB dan BPBD Kota Bandung mendorong penguatan sistem pelaporan SPAB agar lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mendukung terciptanya satuan pendidikan yang lebih siap menghadapi potensi bencana.
( Puput )





