GUNUNGKIDUL, RadarNusaNews.Com — Potensi pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui semangat “Saka Lemah, Ana Rezeki”, masyarakat terus mengoptimalkan potensi lokal untuk menopang kehidupan keluarga.
Bagi para petani Purwosari, berbagai tantangan di lapangan bukan alasan untuk berhenti bertani. Salah satunya adalah gangguan monyet ekor panjang yang kerap mengancam tanaman. Kondisi tersebut mendorong petani mencari alternatif komoditas yang lebih sesuai, di antaranya tembakau dan cabai.
Dengan ketekunan dalam mengolah dan merawat lahan, hasil pertanian diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus membuka sumber penghasilan bagi masyarakat.
Potensi lokal tersebut kemudian bertemu dengan kreativitas pelaku UMKM. Salah satu produk yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner masyarakat adalah tape khas Giriasih, yang diproduksi secara telaten dengan resep yang terus diwariskan.
Dari hasil bumi menjadi produk olahan, kemudian berkembang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa potensi ekonomi tidak selalu harus datang dari luar daerah, tetapi dapat tumbuh dari tanah dan keterampilan warga sendiri.
Panewu Purwosari Subiyantoro, S.IP., didampingi Ibu Anom Winarni Asnah, S.Sos., dan Ratna Gunawan, S.IP., menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan Sabar, Biro Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, RadarNusaNews.Com, Senin (21/9/2026).
Semangat “Saka Lemah, Ana Rezeki” menjadi gambaran bagaimana masyarakat Purwosari terus bergerak mengembangkan potensi wilayah melalui sektor pertanian dan UMKM.
Upaya tersebut juga mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, khususnya dalam mendorong Tani Makmur dan UMKM Berdaya.
Purwosari tidak hanya memiliki tanah yang menjadi sumber kehidupan, tetapi juga memiliki masyarakat yang terus bekerja, berinovasi, dan mengembangkan potensi lokal.
Saka Lemah, Ana Rezeki. Dari tanah Purwosari, tumbuh usaha, kreativitas, dan harapan bagi kehidupan masyarakat.
Reporter: Sabar
Biro Perwakilan DIY – RadarNusaNews.Com





