JAKARTA, Radarnusanews.com — Bagaimana rasanya ketika sosok yang menjadi tempat pulang tiba-tiba menghilang? Pertanyaan itulah yang menjadi pintu masuk film Istimewa, karya Kairos Film yang menghadirkan perjalanan sekelompok anak disabilitas dalam mencari sosok ayah yang mereka cintai.
Kairos Film resmi merilis official trailer dan poster Istimewa pada 23 Juli 2026. Film yang disutradarai Ruben Adrian ini menawarkan kisah keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan tentang keberanian, persahabatan, penerimaan, dan makna sebuah rumah.
Cerita bermula di Rumah Istimewa, tempat anak-anak disabilitas tumbuh bersama dalam kasih sayang Pak Mahendra, yang diperankan Mathias Muchus. Bagi mereka, Pak Mahendra bukan sekadar pengasuh, tetapi sosok ayah sekaligus tempat untuk kembali.
Namun, semuanya berubah ketika Pak Mahendra tiba-tiba menghilang.
Tak ingin menyerah pada keadaan, anak-anak tersebut memutuskan keluar dari rumah untuk mencari sang ayah. Dari sinilah petualangan mereka dimulai.
Perjalanan itu mempertemukan mereka dengan berbagai karakter dan situasi yang tak terduga. Ada tawa, persahabatan, konflik, hingga tantangan yang harus dihadapi bersama.
Yang membuat Istimewa berbeda, anak-anak disabilitas ditempatkan sebagai pusat cerita. Mereka bukan hanya menjadi bagian dari kisah, tetapi menjadi karakter yang menentukan arah perjalanan melalui pilihan, keberanian, mimpi, dan hubungan yang mereka bangun.
Sutradara Ruben Adrian mengatakan, film tersebut sejak awal dirancang untuk dapat dinikmati berbagai kalangan sekaligus mengajak masyarakat melihat anak-anak disabilitas sebagai manusia yang memiliki mimpi dan kemampuan.
“Ada tawa, ada petualangan, ada momen-momen yang hangat, tetapi di saat yang sama penonton juga diajak mengenal anak-anak ini sebagai manusia yang utuh,” ujar Ruben.
Ia mengungkapkan, sejumlah kisah dalam Istimewa lahir dari cerita nyata yang didengar langsung dari teman-teman disabilitas. Pengalaman tersebut kemudian dirangkai menjadi sebuah perjalanan yang membawa pesan tentang harapan, keberanian, dan kasih sayang.
Sementara itu, Mathias Muchus mengaku jatuh hati pada ketulusan yang menjadi napas utama film tersebut.
“Keluarga tidak selalu tentang hubungan darah, tetapi tentang siapa yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir ketika kita saling membutuhkan,” kata Mathias.
Pesan tersebut juga dirasakan Aldi, salah satu pemeran anak dalam Istimewa. Ia berharap film ini dapat memberikan semangat kepada anak-anak disabilitas untuk tidak takut mengejar mimpi.
“Semoga film ini bisa jadi motivasi untuk anak-anak disabilitas kembali bangkit meraih mimpi masing-masing dan membuktikan bahwa teman-teman Istimewa juga mampu berkarya,” ujar Aldi.
Official trailer memperlihatkan perubahan suasana dari kehidupan hangat di Rumah Istimewa menjadi perjalanan penuh kejutan. Tingkah usil para karakter, persahabatan, serta berbagai rintangan menjadi gambaran petualangan yang akan membawa penonton mengikuti perjalanan mereka.
Poster resminya pun memiliki pesan tersendiri. Seluruh anggota keluarga Rumah Istimewa ditampilkan berkumpul di depan rumah yang menjadi tempat mereka tumbuh. Visual tersebut menegaskan satu pesan sederhana: rumah bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang orang-orang yang membuat seseorang merasa diterima dan dicintai.
Melalui cerita tersebut, Istimewa sekaligus membawa semangat representasi yang lebih inklusif dalam perfilman Indonesia. Anak-anak disabilitas hadir sebagai tokoh utama dengan karakter, mimpi, humor, keberanian, dan perspektif mereka sendiri.
Pada akhirnya, perjalanan mereka mencari seorang ayah bukan hanya tentang menemukan seseorang yang hilang. Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi pencarian tentang arti keluarga, penerimaan, dan tempat untuk pulang.
Film Istimewa dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026. Official trailer dan informasi terbaru mengenai film ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube serta media sosial resmi Kairos Pictures.
( Agung )





