PURWAKARTA – RadarNusaNews.Com | Di tengah padatnya arus kendaraan di Pertigaan Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, terdapat sosok sederhana yang patut mendapat apresiasi. Ia adalah Pa Ogah, sosok yang setiap hari dengan sukarela membantu mengatur kelancaran lalu lintas di kawasan jalur wisata tersebut.
Tanpa seragam dan tanpa upah tetap, Pa Ogah dengan penuh keikhlasan membantu mengatur keluar masuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Tak hanya itu, ia juga turut membantu pejalan kaki, orang tua, lansia, hingga anak-anak sekolah saat hendak menyeberang jalan.
Peran Pa Ogah semakin terasa, terutama pada hari libur Sabtu dan Minggu. Pasalnya, Pertigaan Cikeris kerap dipadati kendaraan dari berbagai daerah yang hendak berwisata, berenang, berpetualang, menginap di vila, maupun menikmati keindahan alam pegunungan Burangrang, Kecamatan Bojong, Purwakarta.

“Pa Ogah ini pahlawan kami. Kalau tidak ada beliau, pertigaan Cikeris pasti macet total dan rawan kecelakaan, apalagi saat akhir pekan,” ujar salah seorang warga sekitar.
Meski harus menghadapi terik matahari dan debu jalanan, Pa Ogah tetap menjalankan aktivitasnya dengan penuh semangat. Dengan isyarat tangan sederhana dan senyum yang selalu mengiringi, ia berusaha membantu para pengguna jalan agar perjalanan mereka lebih lancar.

Kehadiran sosok Pa Ogah menjadi gambaran kepedulian sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski tidak memiliki jabatan maupun seragam resmi, kontribusinya dalam membantu kelancaran lalu lintas patut mendapatkan perhatian.
Diharapkan pemerintah daerah maupun para pengguna jalan dapat memberikan perhatian dan apresiasi kepada sosok-sosok seperti Pa Ogah. Sebab, sekecil apa pun bentuk penghargaan yang diberikan, tentu sangat berarti bagi mereka yang telah meluangkan tenaga demi membantu sesama.
(Tata)





