BANDUNG | radarnusanews.com — Para pedagang kuliner di kawasan Jalan Banten, Kota Bandung, berharap dapat kembali berjualan setelah proses pembongkaran dan penataan kawasan selesai dilakukan.
Budi Budi Handayani, perwakilan Paguyuban Pedagang Kuliner Jalan Banten, menjelaskan bahwa sejak rencana pembongkaran disampaikan sekitar Juli lalu, pihaknya terus memberikan pemahaman kepada para pedagang agar dapat menerima kebijakan pemerintah.
Menurut Budi, proses pembongkaran akhirnya dapat berjalan dengan baik berkat komunikasi dan pengertian para pedagang. Ia menyebutkan, pemerintah sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pembongkaran tersebut tidak disertai pemberian kompensasi kepada pedagang.

“Kami dari perwakilan pedagang sudah menyampaikan aspirasi kepada dinas terkait dan Wali Kota Bandung agar para pedagang tetap diberikan kesempatan untuk kembali berjualan setelah dilakukan penataan ulang,” ungkap Budi.
Ia menambahkan, melalui koordinasi dengan tim terkait, para pedagang mendapatkan kesempatan untuk kembali menempati kawasan tersebut setelah proses pembenahan dan penataan selesai.
Saat ini, pekerjaan drainase mulai direalisasikan. Namun, untuk tahapan lanjutan, seperti penutupan drainase dan penataan trotoar, pihak paguyuban masih menunggu kepastian jadwal pelaksanaannya.
Budi menyebutkan, terdapat sekitar 34 pedagang yang telah terdata dalam paguyuban. Seluruh pedagang juga telah diberikan pemahaman mengenai konsep penataan yang diarahkan pemerintah, yakni “Datang Bersih, Pulang Bersih”.

Konsep tersebut disepakati bersama sebagai bentuk komitmen pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan setelah kembali beraktivitas.
Selain itu, paguyuban juga berencana membentuk koperasi sebagai wadah untuk membantu memenuhi kebutuhan para pedagang, termasuk dukungan permodalan dan berbagai kebutuhan usaha lainnya.
Terkait modal usaha, Budi menjelaskan bahwa selama ini pedagang menggunakan sumber pembiayaan yang beragam, mulai dari modal pribadi, pinjaman perbankan, hingga lembaga pembiayaan lainnya.
Pihak paguyuban juga pernah menyampaikan harapan terkait bantuan permodalan melalui koordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan pemerintah kota. Namun, hingga saat ini bantuan tersebut belum terealisasi.
“Kami berharap ke depan ada perhatian dan dukungan dari pemerintah, khususnya terkait permodalan, sehingga para pedagang bisa kembali menjalankan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkasnya.
Para pedagang berharap proses penataan kawasan Jalan Banten dapat segera diselesaikan sehingga mereka memperoleh kepastian untuk kembali berjualan dengan tertib, nyaman, dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.( Wempy Worang )
RadarNusaNews.Com | Bandung





