KEMPAS | radarnusanews.com – Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Indragiri Hilir bersama tokoh masyarakat Indragiri Hilir Selatan, H. Jasmin, bersilaturahmi dengan Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Rayon Kuala Enok di Kantor ULP PLN Rayon Kuala Enok, Kecamatan Kempas, Jumat (30/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi antara AMPI, tokoh masyarakat, dan PLN dalam menyelaraskan program, khususnya memperjuangkan pemerataan akses listrik bagi masyarakat yang belum teraliri listrik.
Dalam kesempatan itu, H. Jasmin menyampaikan aspirasi terkait sekitar 60 rumah di wilayah Parit Celong Desa Pengalihan Kecamatan Keritang, yang hingga kini belum menikmati aliran listrik. Ia juga menyoroti keberadaan pondok pesantren As’adiyah cabang tertua di Indonsesia milik Menteri Agama Republik Indonesia di wilayah tersebut yang membutuhkan dukungan listrik agar aktivitas belajar mengajar berjalan optimal.
Ia berharap usulan tersebut mendapat perhatian dan menjadi prioritas PLN, sebagaimana pengajuan sebelumnya di wilayah Nyiur Permai yang telah berhasil direalisasikan. H. Jasmin turut menyampaikan apresiasi kepada David Aqmal selaku Plt. Sekretaris AMPI Inhil yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.

Sementara itu, Plt. Sekretaris DPD AMPI Inhil, David Aqmal, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas sejumlah usulan masyarakat yang telah direalisasikan pada 2026, termasuk di wilayah Enok parit atap seng dan H. Nongko Kelurahan Pantai Seberang Makmur. Menurutnya, masih terdapat beberapa kawasan yang membutuhkan perhatian, salah satu prioritasnya Parit Celong Desa Pengalihan Kecamatan Keritang dan parit Setia Kawan Desa Suhada Kecamatan Enok.
”Kehadiran kami bersama H. Jasmin merupakan bentuk ikhtiar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang belum menikmati layanan listrik. Terlebih terdapat pondok pesantren di sana, sehingga kami berharap wilayah tersebut mendapat prioritas. Semoga upaya bersama ini dapat memberikan manfaat dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak,” ungkap David.
Kepala ULP PLN Kuala Enok, Nanda Ari Wibowo, menjelaskan bahwa terdapat empat wilayah yang masih menjadi perhatian dalam pemerataan jaringan listrik, termasuk Lubuk Baru dan Parit Celong. Usulan untuk wilayah tersebut telah diajukan sejak Juni dan saat ini memasuki tahapan proses perencanaan teknis, termasuk kajian rute jaringan serta kebutuhan tiang listrik tegangan rendah (TR).
Ia menjelaskan bahwa setiap unit memiliki kuota pembangunan untuk sekitar tiga hingga empat lokasi, sehingga diperlukan pemetaan dan penentuan skala prioritas, termasuk untuk wilayah dengan jangkauan jaringan yang cukup jauh.
Kepala PLN juga mengapresiasi keterlibatan AMPI dan H. Jasmin yang dinilai membantu PLN dalam memperoleh informasi serta menjangkau aspirasi masyarakat terkait wilayah yang belum mendapatkan akses listrik.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan PLN guna mendorong pemerataan infrastruktur kelistrikan serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.(Yti)





