PANDEGLANG | Radarnusanews.com — Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten – Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar luas di sejumlah grup WhatsApp warga memicu sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah ini.
Dalam video yang direkam oleh salah seorang warga pada Selasa, 3 Maret 2026, disebutkan bahwa siswa kelas 6 SDN Gunungbatu 3 menerima paket MBG berupa satu buah jeruk, satu bungkus roti, satu susu kotak bertuliskan “Susu Gratis Program MBG”, serta satu bungkus keripik tempe. Narasi dalam video tersebut menyatakan bahwa menu tersebut dinilai tidak mencerminkan standar gizi yang layak.

Beredarnya rekaman itu memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan apakah komposisi menu tersebut telah sesuai dengan standar gizi dan besaran anggaran yang ditetapkan pemerintah dalam Program MBG. Isu ini berkembang menjadi perbincangan publik yang menuntut adanya transparansi dari pihak pelaksana di tingkat dapur.
Sebagai bentuk tanggung jawab jurnalistik dan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 5 ayat (1) dan (2) mengenai asas keberimbangan serta hak jawab, Media Wartanusantara7.com telah mengirimkan permohonan klarifikasi resmi kepada pihak yang disebut dalam video.
Surat konfirmasi ditujukan kepada Saudara Sahroni yang mengaku sebagai pihak Yayasan Cahaya Bumi Nusantara Indonesia Dapur MBG Desa Gunungbatu, guna meminta penjelasan mengenai kapasitas dan jabatan resminya, kebenaran menu yang dibagikan pada tanggal tersebut, serta kesesuaian menu dengan standar gizi dan RAB Program MBG.
Permohonan klarifikasi juga disampaikan kepada Kepala SPPG Dapur MBG Yayasan Cahaya Bumi Nusantara Indonesia di Desa Gunungbatu untuk menjelaskan apakah menu tersebut telah sesuai dengan juknis Program MBG, berapa besaran anggaran per siswa per hari yang diterapkan, serta apakah terdapat kendala teknis atau distribusi pada hari tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG di Desa Gunungbatu belum memberikan keterangan resmi. Media ini menegaskan bahwa ruang hak jawab terbuka seluas-luasnya bagi pihak terkait guna memberikan penjelasan secara transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG.”(Team/red)





