INDRAGIRI HILIR, RadarNusaNews.Com — PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor pertanian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat pengusir hama serta bibit nanas kepada sejumlah desa mitra.
Melalui Divisi Perkebunan, PT RSUP menyerahkan 5 unit alat bunyi-bunyian pengusir hama monyet dan babi hutan kepada tiga desa, yakni Desa Mayang Sari Jaya, Desa Bukit Sari Intan Jaya, dan Desa Ringin Jaya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kerusakan tanaman akibat gangguan hama sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian warga dengan pendekatan yang ramah lingkungan.
Selain alat pengusir hama, PT RSUP juga menyalurkan bibit nanas berkualitas kepada Desa Manunggal Jaya. Bantuan ini diarahkan untuk mendorong diversifikasi komoditas pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan manajemen PT RSUP Divisi Perkebunan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Humas PT RSUP Divisi Perkebunan, Budi Fitrah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap mata pencaharian masyarakat sekitar.
“Kami memahami tantangan yang dihadapi para petani di desa mitra, khususnya gangguan hama yang dapat memengaruhi hasil panen. Melalui bantuan alat pengusir hama dan bibit nanas, kami berharap dapat memberikan solusi yang mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan warga,” ujarnya.
Kepala Desa Manunggal Jaya, Sulistiawan, mengapresiasi dukungan PT RSUP yang dinilai sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
Menurutnya, bantuan bibit nanas dan sarana pendukung pengamanan kebun dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
PT RSUP menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong pertanian yang produktif, mandiri, serta berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
(Yti)





