Purwakarta | RadarNusaNews.Com – Kegiatan pemeliharaan berkala jalan Pameungpeuk–Gandasoli yang menelan anggaran ratusan juta rupiah kini menuai sorotan warga. Pasalnya, hasil pengerjaan hotmix dinilai kurang maksimal dan diduga tidak sesuai kualitas yang diharapkan masyarakat.
Dari pantauan di lokasi, bagian pinggir jalan terlihat sudah mengalami keropos dan material batu split tampak berceceran di bahu jalan. Bahkan di beberapa titik, ketebalan hotmix diduga tipis sehingga memunculkan kekhawatiran jalan cepat rusak meski baru selesai dikerjakan.
Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut merupakan “Pemeliharaan Berkala Jalan Pameungpeuk – Gandasoli” dengan nilai kontrak sebesar Rp479.291.797 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026.

Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan tersebut. Mereka berharap pihak pelaksana maupun dinas terkait turun langsung melakukan pengecekan agar hasil pembangunan tidak merugikan masyarakat.
“Kalau lihat pinggirannya seperti ini, takutnya belum lama sudah rusak lagi. Padahal anggarannya besar,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga meminta adanya pengawasan ketat dari instansi terkait agar proyek jalan yang menggunakan uang rakyat benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan mutu yang telah ditentukan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana kegiatan maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kualitas pengerjaan jalan tersebut.( Red )





