PURWAKARTA, Radarnusanews.com — Upaya mendukung keberlanjutan sektor pertanian terus dilakukan melalui kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, program tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, BPLIP Kelas I Bandung.

Kegiatan berlokasi di Kelompok Tani Harapan Jaya III, Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, dengan luas lahan terairi yang tercantum mencapai 15 hektare.
Papan informasi juga mencantumkan titik koordinat kegiatan, yakni 6.68668/107.50854, sebagai informasi lokasi pelaksanaan pekerjaan.
Program operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian. Dengan luas lahan terairi mencapai 15 hektare, keberadaan jaringan irigasi diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian kelompok tani penerima manfaat.

Namun, penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN 2026 juga menjadi perhatian dalam hal transparansi pelaksanaan. Masyarakat berhak mengetahui bahwa pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta anggaran yang telah ditetapkan.
Karena itu, selain melihat hasil fisik pekerjaan di lapangan, penting pula untuk memastikan kesesuaian antara pekerjaan yang terealisasi dengan dokumen perencanaan dan administrasi kegiatan.
Awak media akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk kondisi fisik jaringan irigasi, manfaat bagi kelompok tani, serta kesesuaian informasi pada papan kegiatan dengan realisasi di lapangan.

Apabila dalam proses pemantauan ditemukan adanya perbedaan antara dokumen, papan informasi, dan kondisi pekerjaan, pihak terkait akan diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.
Program ini menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2026. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan menjadi bagian penting agar manfaat anggaran negara benar-benar dirasakan oleh para petani penerima manfaat. ( Red )





