KARAWANG | RadarNusaNews.Com — Semangat dan prestasi siswa madrasah kembali bergelora melalui ajang Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) 2026 tingkat Kabupaten Karawang. Kegiatan yang digelar Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTS) Karawang ini diikuti sebanyak 845 siswa MTs dari berbagai madrasah se-Kabupaten Karawang.
Pembukaan AKSIOMA 2026 berlangsung di wilayah Kotabaru, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (15/8/2026) dan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopyan.
Ketua Panitia AKSIOMA 2026, H. Rismunandar, MBA, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan bakat, mengembangkan potensi, sekaligus mengasah sportivitas dan prestasi di luar bidang akademik.

“AKSIOMA kali ini dilaksanakan di wilayah Kotabaru dan diikuti sebanyak 845 siswa dari berbagai madrasah se-Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan menyaring bakat, menguji sportivitas, serta membina prestasi siswa di luar bidang akademik,” ujar H. Rismunandar.
Ia menjelaskan, sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain atletik, bulu tangkis, dan bola voli. Sementara di bidang seni, para peserta mengikuti berbagai perlombaan seperti MTQ, tahfidz, pidato tiga bahasa, dan kaligrafi.
Menurutnya, para siswa tidak hanya didorong untuk mengejar gelar juara, tetapi juga memahami bahwa proses kompetisi merupakan bagian penting dalam membangun karakter.
“Para siswa didorong untuk tidak sekadar memburu gelar juara, tetapi memaknai proses sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga sportivitas,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopyan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya AKSIOMA 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum strategis dalam mencetak generasi muda Islam yang unggul, sportif, kompetitif, serta memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman.
“AKSIOMA menjadi momentum strategis dalam mencetak generasi muda Islam yang unggul, sportif, dan kompetitif di era modern. Kegiatan ini menggabungkan kekuatan fisik, ketajaman berpikir, serta kehalusan seni sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik,” ujar Dr. H. Sopyan.
Ia menambahkan, AKSIOMA tidak hanya bertujuan melahirkan siswa yang berprestasi di bidang olahraga dan seni, tetapi juga membentuk generasi yang tangguh secara fisik dan luhur dalam akhlak.
“Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan bibit-bibit unggul madrasah. AKSIOMA semakin membuktikan bahwa eksistensi madrasah semakin kuat,” katanya.
Dr. H. Sopyan juga menegaskan bahwa madrasah terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik meskipun di tengah berbagai dinamika dan keterbatasan anggaran.
“Dengan AKSIOMA hari ini, kita mentransformasi bakat madrasah menjadi generasi yang sehat jasmani, cerdas rohani, dan memiliki daya saing tinggi. Ini membuktikan konsistensi dalam pengelolaan pendidikan madrasah,” tuturnya.
Semangat tersebut kemudian digaungkan melalui slogan:
“Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah. Madrasah Hebat Bermartabat, Madrasah Mandiri Berprestasi, Madrasah Kuat, Karawang Hebat, Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.”
Reporter: Umbara





