Purwakarta | RadarNusaNews.com – Kematian seorang petugas keamanan (Satpam) yang bertugas di lingkungan Perum Jasa Tirta (PJT) II Waduk Jatiluhur mengundang perhatian publik. Korban bernama Sumarna ditemukan meninggal dunia dan kasusnya kini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Beredar informasi bahwa korban diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan sebelum jasadnya ditemukan di perairan Waduk Jatiluhur. Informasi yang berkembang di masyarakat juga menyebutkan korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat borgol. Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian, kronologi kejadian, serta memburu pihak yang bertanggung jawab.

Peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenal almarhum sebagai sosok yang mengabdikan diri sebagai petugas keamanan.
Menanggapi kasus tersebut, Kantor Hukum Muhardi Siregar, S.H., M.H. & Rekan melalui kantor cabang Karawang menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban apabila diperlukan.
Dennis Adi Firdaus, selaku Tim Paralegal Kantor Hukum Muhardi Siregar, S.H., M.H. & Rekan, menegaskan pihaknya berkomitmen mengawal proses hukum agar berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

“Kami siap memberikan pendampingan hukum dan advokasi kepada keluarga korban apabila dibutuhkan. Kami berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara tuntas, mengungkap seluruh fakta, serta menindak pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keadilan dan kebenaran harus ditegakkan,” ujar Dennis Adi Firdaus.
Pihak kantor hukum juga berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh sehingga apabila terbukti terdapat unsur tindak pidana pembunuhan, pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan para saksi, dan melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta memastikan seluruh fakta di balik meninggalnya Sumarna.
Keluarga korban berharap kasus ini dapat segera terungkap sehingga mereka memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan atas peristiwa yang menimpa almarhum. Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu hasil resmi penyelidikan dari pihak kepolisian. ( Red )





