Karawang I RadarNusaNews.Com — Ahmad Zulfikar, yang akrab disapa Mantri Kiki, petugas penyuluh kesehatan Puskesmas Kotabaru, menyatakan bahwa sosialisasi dan edukasi penyakit kusta harus terus digencarkan hingga ke tingkat setiap desa di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru.Rabu 28 Oktober 2026
Dalam berbagai kegiatan pertemuan warga seperti Minggon desa, Mantri Kiki selalu meluangkan waktu untuk menjelaskan gejala awal penyakit kusta, cara penularan, manfaat pemeriksaan dini, serta bahwa penyakit ini dapat disembuhkan secara tuntas jika segera mendapatkan penanganan medis. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak lagi memandang penyakit kusta sebagai aib atau kutukan, sehingga warga yang mengalami gejala berani memeriksakan diri ke Puskesmas tanpa rasa malu atau takut dikucilkan.
“Edukasi tidak boleh berhenti di satu desa saja. Kita harus masuk ke setiap lingkungan, setiap RW dan RT, agar semua warga tahu tanda‑tanda kusta dan tidak terlambat berobat. Pengobatan kusta di Puskesmas itu gratis,” ujar Mantri Kiki.
Pihak Puskesmas Kotabaru telah berencana menjadwalkan jadwal rutin penyuluhan ke seluruh desa di wilayahnya, guna menurunkan angka kasus baru dan mencegah kecacatan akibat kusta yang tidak tertangani sejak dini .
. ia juga mengungkapkan Jangan anggap kusta aib, segera periksa jika ada bercak kulit atau rasa kesemutan Pengobatan gratis di Puskesmas.
kusta adalah penyakit infeksi menahun yang menyerang kulit dan saraf tepi tubuh manusia disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae bukan guna guna bukan pula turunan
Reporter : Asep Jaya





