10.4 C
New York
Rabu, Oktober 28, 2026

Buy now

spot_img

Paguyuban Cepot Motah Siapkan Aksi ke OJK Bandung dan BRI Pusat, Pertanyakan Selisih Nilai Lelang Aset Miliaran Rupiah

BANDUNG — RadarNusaNews.Com — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Cepot Motah Indonesia berencana menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum ke kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung dan kantor pusat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. di Jakarta.

Rencana aksi tersebut bertujuan meminta transparansi dan akuntabilitas terkait proses pelelangan dua objek aset milik nasabah berinisial D.K. dalam penyelesaian kredit perbankan.

Paguyuban Cepot Motah Indonesia menilai perlu adanya penjelasan resmi mengenai mekanisme pelelangan, dasar penetapan nilai limit, serta perlindungan terhadap hak-hak pihak yang berkepentingan.

Sorotan utama organisasi tersebut adalah perbedaan antara nilai appraisal aset pada 2021 dan harga lelang yang diinformasikan. Perbedaan nilai tersebut dinilai perlu diklarifikasi melalui pemeriksaan dokumen dan penjelasan dari lembaga terkait.

Soroti Selisih Nilai Lelang Miliaran Rupiah

Berdasarkan data awal yang dihimpun DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia, objek aset pertama memiliki nilai appraisal pada 2021 sebesar Rp8.362.400.000. Sementara itu, harga lelang yang diinformasikan mencapai Rp2,5 miliar.

Dari kedua angka tersebut, terdapat selisih sebesar Rp5.862.400.000.

Organisasi tersebut juga menyebutkan bahwa estimasi nilai terbaru aset mencapai Rp12,5 miliar. Jika dibandingkan dengan harga lelang yang diinformasikan, terdapat perbedaan nilai sebesar Rp10 miliar.

Sementara itu, objek aset kedua tercatat memiliki nilai appraisal pada 2021 sebesar Rp1.969.770.000, dengan harga lelang yang diinformasikan sebesar Rp750 juta. Selisih kedua angka tersebut mencapai Rp1.219.770.000.

Paguyuban Cepot Motah Indonesia menegaskan bahwa angka-angka tersebut masih berupa data awal yang harus diverifikasi melalui dokumen appraisal, dokumen lelang, penetapan nilai limit, serta pemeriksaan kondisi fisik dan status hukum masing-masing aset.

Organisasi itu juga mengakui bahwa perbedaan antara nilai appraisal dan harga lelang tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran hukum. Namun, mereka menilai perbedaan tersebut menjadi alasan untuk meminta penjelasan terbuka dan pemeriksaan secara menyeluruh.

Desak OJK dan BRI Berikan Penjelasan Resmi

Dalam rencana aksi tersebut, DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia meminta OJK menelaah pengaduan sesuai kewenangannya, khususnya apabila berkaitan dengan pengawasan perbankan, perlindungan konsumen, dan penanganan pengaduan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., organisasi tersebut meminta penjelasan tertulis mengenai dasar penetapan nilai limit, mekanisme pelelangan, proses penyelesaian kredit, serta perhitungan kewajiban dan hak para pihak yang berkepentingan.

Selain OJK dan BRI, mereka juga mendorong adanya klarifikasi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atau pejabat lelang yang berwenang. Badan Pertanahan Nasional (BPN) diharapkan memberikan penjelasan sepanjang menyangkut aspek yang berada dalam kewenangannya.

Paguyuban Cepot Motah Indonesia turut meminta dibukanya ruang audiensi resmi agar seluruh pihak dapat melakukan klarifikasi, memeriksa dokumen yang relevan, serta mencari penyelesaian berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Apabila hasil pemeriksaan menemukan bukti awal yang mengarah pada dugaan pelanggaran administratif, perdata, maupun pidana, organisasi tersebut meminta agar persoalan ditindaklanjuti oleh instansi berwenang melalui prosedur hukum.

Tegaskan Aksi Damai dan Hormati Proses Hukum

DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia menyatakan bahwa rencana aksi tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, kepastian hukum, dan perlindungan hak warga negara.

Organisasi tersebut menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan tidak bermaksud menghakimi pihak mana pun sebelum terdapat hasil pemeriksaan serta pembuktian yang sah.

Peserta aksi juga diimbau menjaga ketertiban, tidak melakukan intimidasi, tidak merusak fasilitas umum, serta menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat sesuai peraturan perundang-undangan.

Dalam pernyataan sikapnya, Paguyuban Cepot Motah Indonesia menegaskan bahwa tuntutan utama mereka adalah kejelasan informasi dan transparansi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta kejelasan, bukan sekadar janji. Kami menginginkan transparansi yang dapat diuji, penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta penanganan pengaduan yang objektif dan berkeadilan,” demikian penegasan dalam pernyataan sikap organisasi tersebut.

Menurut mereka, apabila proses lelang telah dilaksanakan sesuai ketentuan, penjelasan resmi beserta dokumen yang relevan diperlukan untuk memberikan kepastian kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Sebaliknya, apabila hasil pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian, organisasi tersebut meminta agar koreksi dan tindak lanjut dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia menyatakan akan terus mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog, pemeriksaan yang objektif, dan mekanisme hukum demi memperoleh kepastian serta keadilan bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

(Wempy)

Baca Juga  Rajut Asa, Bekali Keterampilan: Bapas Wonosari Ajak 10 Klien Belajar Pupuk Organik, Siapkan Masa Depan Mandiri di Tengah Masyarakat

spot_img

BERITA LAINNYA

TRENDING

Sumpah Pemuda dan Ujian Keberanian Generasi Hari Ini*

**BOJONG —** Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia kembali mengenang sebuah momentum penting yang lahir dari keberanian anak-anak muda pada masa lalu. Sumpah Pemuda...

Minggon Desa Pangulah Baru Bahas Musim Tanam & Larangan Membakar Lahan, Dilanjut Sosialisasi Penyakit Kusta

PANGULAH BARU | RadarNusaNews.Com — Pemerintah Desa Pangulah Baru mengadakan pertemuan rutin minggon yang dihadiri oleh para petani, tokoh masyarakat, dan perwakilan Puskesmas Kotabaru....

Korem 072/Pamungkas Siap Dukung Pemanfaatan Monumen Pancasila untuk Kegiatan Sosial dan Edukasi

Sleman | RadarNusaNews.Com – Korem 072/Pamungkas menyatakan kesiapan mendukung pemanfaatan Monumen Pancasila untuk kegiatan sosial dan edukasi. Dukungan tersebut disampaikan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI...

Gebyar Bulan Bahasa SMPN 47 Kota Bandung, Bangkitkan Kreativitas dan Semangat Literasi Siswa

BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Dalam upaya membangun budaya literasi dan mengembangkan kreativitas peserta didik, SMP Negeri 47 Kota Bandung menggelar kegiatan Gebyar Bulan Bahasa...

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Ketua BBC H. Bagus Machdiantoro Apresiasi Tabligh Akbar MPW Jabar

BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Ketua BBC, H. Bagus Machdiantoro, menyampaikan apresiasi kepada Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat yang menggelar tabligh akbar...

Kapolri Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pelayanan Aksi Penyampaian Aspirasi

JAKARTA | RadarNusaNews.Com– Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan Polri tetap mengedepankan pendekatan humanis dan langkah preventif dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang...
spot_img

NASIONAL

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Ikuti Kami" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULER

PROFILE

Sumpah Pemuda dan Ujian Keberanian Generasi Hari Ini*

**BOJONG —** Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia kembali mengenang sebuah momentum penting yang lahir dari keberanian anak-anak muda pada masa lalu. Sumpah Pemuda...

Minggon Desa Pangulah Baru Bahas Musim Tanam & Larangan Membakar Lahan, Dilanjut Sosialisasi Penyakit Kusta

PANGULAH BARU | RadarNusaNews.Com — Pemerintah Desa Pangulah Baru mengadakan pertemuan rutin minggon yang dihadiri oleh para petani, tokoh masyarakat, dan perwakilan Puskesmas Kotabaru....

Korem 072/Pamungkas Siap Dukung Pemanfaatan Monumen Pancasila untuk Kegiatan Sosial dan Edukasi

Sleman | RadarNusaNews.Com – Korem 072/Pamungkas menyatakan kesiapan mendukung pemanfaatan Monumen Pancasila untuk kegiatan sosial dan edukasi. Dukungan tersebut disampaikan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI...

Gebyar Bulan Bahasa SMPN 47 Kota Bandung, Bangkitkan Kreativitas dan Semangat Literasi Siswa

BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Dalam upaya membangun budaya literasi dan mengembangkan kreativitas peserta didik, SMP Negeri 47 Kota Bandung menggelar kegiatan Gebyar Bulan Bahasa...

PEMERINTAHAN

HUKUM

KRIMINAL

POLRI

Sumpah Pemuda dan Ujian Keberanian Generasi Hari Ini*

**BOJONG —** Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia kembali mengenang sebuah momentum penting yang lahir dari keberanian anak-anak muda pada masa lalu. Sumpah Pemuda...

Minggon Desa Pangulah Baru Bahas Musim Tanam & Larangan Membakar Lahan, Dilanjut Sosialisasi Penyakit Kusta

PANGULAH BARU | RadarNusaNews.Com — Pemerintah Desa Pangulah Baru mengadakan pertemuan rutin minggon yang dihadiri oleh para petani, tokoh masyarakat, dan perwakilan Puskesmas Kotabaru....

Korem 072/Pamungkas Siap Dukung Pemanfaatan Monumen Pancasila untuk Kegiatan Sosial dan Edukasi

Sleman | RadarNusaNews.Com – Korem 072/Pamungkas menyatakan kesiapan mendukung pemanfaatan Monumen Pancasila untuk kegiatan sosial dan edukasi. Dukungan tersebut disampaikan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI...

Gebyar Bulan Bahasa SMPN 47 Kota Bandung, Bangkitkan Kreativitas dan Semangat Literasi Siswa

BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Dalam upaya membangun budaya literasi dan mengembangkan kreativitas peserta didik, SMP Negeri 47 Kota Bandung menggelar kegiatan Gebyar Bulan Bahasa...

INDEKS

- Advertisement -spot_img