KARAWANG, RadarNusaNews.com — Ratusan warga memadati Masjid Nurul Iman, Permata Regency 2, RW 19, Karawang, dalam kegiatan Tabligh Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (5/9/2026) malam.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Jamaah hadir dari berbagai penjuru untuk menimba ilmu sekaligus mengambil keberkahan dari momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan sholawat Nabi yang diiringi hadroh remaja setempat. Suasana religius semakin terasa saat jamaah bersama-sama mengikuti rangkaian acara hingga memenuhi ruangan masjid dan halaman.
Panitia menghadirkan Al-Mukarram KH Muhammad Yunus dari Garut sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, KH Muhammad Yunus mengajak jamaah untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperbaiki diri dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi bukan sekadar memperingati kelahiran. Lebih dari itu, ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta meneladani sifat-sifat terpuji Baginda Rasulullah, seperti kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama,” tutur KH Muhammad Yunus.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Ustaz Darwoto, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas antusiasme warga serta dukungan para donatur dan seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme dan kehadiran bapak ibu serta para donatur dan seluruh warga yang telah mendukung kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan kita,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat semakin mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kekompakan warga, serta menumbuhkan semangat untuk mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Tabligh Akbar kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung KH Muhammad Yunus, dengan memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh umat manusia.
Reporter: Asep Jaya





