Purwakarta | RadarNusaNews.Com – SPPG Wilayah Bojong terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan petani lokal, khususnya petani bayam di wilayah Cileunca, Kecamatan Bojong.
Program ini menjadi langkah konkret dalam menjawab arahan dan tugas dari Wakil Kepala BGN serta Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, agar SPPG mampu memberdayakan petani lokal dan menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat kecamatan.

Koordinator SPPG Kecamatan Bojong, Muhammad Wildan, ST, menyampaikan bahwa hasil panen bayam dari petani Cileunca tidak hanya dibeli, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah seperti bayam krispi oleh UMKM lokal Bojong.
“Ini bukan hanya soal penyerapan hasil panen, tetapi bagaimana petani dan UMKM bisa tumbuh bersama.
SPPG hadir untuk mendorong ekonomi lokal agar lebih kuat dan mandiri,” ujarnya.
Insya Allah, pada hari Senin, 23 Februari 2025, bayam hasil petani Cileunca yang telah diolah menjadi bayam krispi akan resmi digunakan dalam program SPPG Bojong.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara SPPG, petani, dan pelaku UMKM di wilayah Bojong.
Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini juga memastikan bahan pangan yang digunakan lebih segar, sehat, dan berasal dari potensi daerah sendiri.
Dengan menggandeng petani bayam lokal, SPPG Bojong membuktikan bahwa program pelayanan gizi dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. ( Red )





