BANDUNG | RadarNusaNews.Com – Pelantikan Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi (AMS) masa bakti 2026–2031 berlangsung di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026). Dalam agenda tersebut, Drs. Rully H. Alfiady resmi dilantik dan menjalankan amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat AMS periode 2026–2031.
Rully sebelumnya terpilih sebagai Ketua Umum AMS melalui Kongres XI AMS yang digelar pada Juni 2026 di Kabupaten Karawang. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi AMS untuk melanjutkan roda organisasi sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan Jawa Barat.
Dalam kepengurusan periode baru, sebanyak 84 orang pengurus pusat resmi dilantik. Rully menjelaskan, jumlah tersebut merupakan hasil proses seleksi dari sekitar 516 orang yang sebelumnya mendaftarkan diri.
“Kita harus seleksi dan kita ambil yang minimalis. Dari maksimal minimal 45, maksimal 150, kita ambil di tengah-tengah,” ujar Rully.

Menurutnya, komposisi kepengurusan tersebut diharapkan mampu bekerja secara efektif, menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat kebersamaan seluruh kader AMS.
Kepengurusan baru juga diarahkan untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan program-program organisasi.
Tiga Agenda Prioritas AMS
Rully mengungkapkan, terdapat sejumlah agenda yang akan segera dijalankan setelah pelantikan. Sedikitnya ada tiga agenda utama yang menjadi fokus awal kepengurusan AMS periode 2026–2031.
Pertama, konsolidasi internal dan retreat pengurus.
AMS akan melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah seluruh pengurus. Selain itu, akan digelar retreat sebagai forum untuk membahas persiapan program kerja organisasi.

“Yang pertama tentu saja kita akan melakukan konfirmasi internal pengurus. Kita juga akan melakukan retreat. Semacam malam ini kita akan bicarakan persiapan program,” kata Rully.
Kedua, program pendampingan desa dan BUMDes.
AMS juga menyiapkan program pendampingan desa dan pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program tersebut akan dibahas melalui rencana kerja sama dengan Kementerian Desa.
“Kita akan bicarakan persiapan program pendamping desa dan program pendampingan BUMDes. Kerja sama dengan Kementerian Desa,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata AMS dalam mendorong penguatan kapasitas masyarakat desa serta pengembangan potensi ekonomi di tingkat desa.
Ketiga, diskusi dengan KPU dan persiapan agenda KAFE.
AMS juga akan melakukan komunikasi dan diskusi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain itu, pengurus akan mempersiapkan agenda KAFE agar dapat diikuti oleh kader-kader AMS.
“Juga diskusi dengan KPU. Nanti malam ini kita juga akan mempersiapkan bagaimana menyelesaikan agenda KAFE ke depan agar kader-kader kita bisa ikuti,” tutur Rully.
Perkuat Nilai Kesundaan dan Kontribusi bagi Jawa Barat
Rully menegaskan, AMS ke depan akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Selain menjalankan program organisasi, AMS akan tetap berupaya menjaga nilai-nilai kesundaan sebagai bagian dari jati diri organisasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi kader AMS untuk berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan, baik di tingkat daerah maupun masyarakat.

Pelantikan di Hotel Asrilia Bandung menjadi titik awal perjalanan kepengurusan Pengurus Pusat AMS periode 2026–2031. Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, AMS diharapkan mampu menjaga kekompakan organisasi, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat.
Rully H. Alfiady bersama jajaran pengurus baru pun diharapkan mampu membawa AMS semakin solid, adaptif, dan aktif mengambil peran dalam pembangunan Jawa Barat selama lima tahun ke depan ( Puput )





