PURWAKARTA | RadarNusaNews.Com – Proyek Pemeliharaan Jalan Lingkungan Paket 2_3 yang berlokasi di Jalan menuju MA Asyafe’iyah, Kampung Krajan RT 01 RW 01, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta menjadi sorotan. Berdasarkan temuan awak media di lapangan, kualitas hasil pengaspalan diduga tidak sesuai harapan meskipun proyek tersebut menelan anggaran APBD Kabupaten Purwakarta Tahun 2026 sebesar Rp96.346.577.
Sesuai informasi pada papan proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Putra Cakra Bhuana atas penugasan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Purwakarta dengan panjang pekerjaan 113 meter dan lebar 3 meter menggunakan campuran Aspal HRS-WC.

Namun dari hasil pantauan awak media, kondisi fisik pekerjaan memunculkan sejumlah pertanyaan. Permukaan aspal terlihat tidak rata, terdapat bagian yang menumpuk cukup tebal di satu sisi sementara pada sisi lainnya tampak tipis. Selain itu, bagian tepi jalan terkesan tidak dirapikan secara maksimal sehingga menimbulkan kesan pekerjaan dilakukan tanpa memperhatikan estetika maupun kualitas jangka panjang.
Temuan di lokasi juga menunjukkan sebaran campuran aspal yang diduga kurang merata. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan daya tahan konstruksi ketika memasuki musim hujan dan menerima beban kendaraan secara terus-menerus.
“Kalau melihat hasilnya sekarang, masyarakat tentu bertanya-tanya apakah pekerjaan ini sudah sesuai spesifikasi teknis atau belum. Sebab secara kasat mata terlihat ada beberapa bagian yang kualitasnya patut dipertanyakan,” ujar salah satu warga sekitar.

Dengan nilai kontrak yang mendekati Rp100 juta, masyarakat berharap hasil pekerjaan dapat memberikan kualitas terbaik dan bertahan dalam jangka panjang. Penggunaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat seharusnya dibarengi dengan pelaksanaan pekerjaan yang mengedepankan mutu, transparansi, dan pengawasan yang ketat.
Temuan awak media ini juga memunculkan pertanyaan mengenai fungsi pengawasan lapangan selama proses pengerjaan berlangsung. Sebab, pekerjaan yang baru selesai semestinya menampilkan kualitas yang baik dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
Masyarakat berharap Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Purwakarta segera melakukan evaluasi serta pemeriksaan teknis terhadap hasil pekerjaan tersebut. Apabila ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi maupun kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi standar, pihak pelaksana diharapkan bertanggung jawab melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Purwakarta maupun CV. Putra Cakra Bhuana. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.( Red )





