Subang | RadarNusaNewsCom —
Dalam rangka memperingati Milad ke-36 Pondok Pesantren Yayasan Pesantren Al-Qur’an Tuhfatul Athfal (YAFATA), Haul ke-5 Al-Maghfurlah Drs. KH Moch. Musa Muttaqin, M.Si, Haul ke-3 Al-Maghfurlah KH Aceng Saiman Hujaj Abdus Salam, S.Th.I, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Yayasan Pesantren Al-Qur’an Tuhfatul Athfal (YAFATA) menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D, yang diwakili oleh Kapolsek Kalijati AKP Teguh Sujito, S.H., serta melibatkan unsur Polres Subang dan Polsek Kalijati sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Acara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini mengusung tema “Menyambung Hati, Memperkuat Bakti”, dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Kementerian Agama Kabupaten Subang, TNI-Polri, Lanud Suryadarma, para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Subang, tokoh ulama, tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa, hingga wali santri serta jamaah.
Sejumlah pejabat dan tokoh agama turut hadir, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Subang, Ketua PCNU Subang, Ketua Baznas Subang, Kepala Kemenag Kabupaten Subang, para pimpinan ponpes, serta KH. M. Abdul Mu’min (Abah Maung) selaku Pimpinan Ponpes Raudhatul Hasanah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra-acara berupa Khatmil Qur’an oleh santri dan santriwati YAFATA, penampilan hadroh oleh Tim Hadroh Al-Asyikar YAFATA, serta istighosah dan tahlil yang dipimpin oleh KH. Muhammad Lutfi Almagriby, Wakil Katib PWNU Jawa Barat.
Acara inti dibuka secara resmi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust.
Wahyu Andi Saputra, M.Pd, qori internasional Malaysia 2024, dilanjutkan dengan sholawat Nabi dan sambutan-sambutan.
Ketua Yayasan YAFATA, KH. Rd. Taufikurrohman, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan serta menegaskan komitmen yayasan untuk menjaga dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pendiri pesantren.
“Sebagai pewaris perjuangan Almarhum KH. Musa, kami berkomitmen untuk mempertahankan warisan nilai-nilai luhur yang telah beliau tanamkan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi gelar sorban yang diiringi hadroh, serta tausiyah dan mauidzah hasanah yang disampaikan oleh KH. Abdu Manaf, S.Ag, Ketua MUI Kabupaten Subang, yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, keikhlasan, dan kesiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan berakhir pada pukul 13.15 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan dukungan pengamanan dari unsur Polri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam menyongsong bulan suci Ramadan. ( Redaksi )





