Bandung, RadarNusaNews.Com — Rasa syukur dan semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Milangkala ke-2 Chapter Baleendah, Paguyuban Cepot Motah Indonesia, yang digelar pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas anggota, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Acara tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (lansia), serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dua tahun Chapter Baleendah. Momen kebahagiaan semakin terasa karena perayaan Milangkala tersebut berlangsung bersamaan dengan ulang tahun Ketua Chapter Baleendah, Muhammad Tony Husada.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Muhammad Tony Husada itu turut dihadiri Ketua Umum Paguyuban Cepot Motah Indonesia, Tommy Subagja, serta para tamu undangan dari berbagai organisasi, di antaranya Lendeng N Gank, Pemuda Pancasila, dan Sundawani.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menambah semarak acara sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun kebersamaan dan sinergi antarkomunitas.
Tony Husada: Solid, Guyub, dan Kompak Menjadi Kunci
Dalam wawancaranya, Muhammad Tony Husada menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Milangkala ke-2 Chapter Baleendah. Ia juga mengapresiasi dukungan para anggota, tamu undangan, serta berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, dalam rangka syukuran Milangkala ke-2 Chapter Baleendah ini, kami bisa berkumpul dan berbagi bersama anak-anak yatim. Kami juga bersyukur karena banyak tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap kegiatan ini,” ungkap Tony.
Ia berharap Chapter Baleendah semakin berkembang dengan tetap menjaga kekompakan, solidaritas, dan semangat kekeluargaan yang menjadi landasan organisasi.
Menurutnya, berbagai persoalan dan tantangan dalam menjalankan organisasi harus dihadapi bersama. Dengan semangat kebersamaan, setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.
“Harapan saya, Chapter Baleendah semakin guyub, kompak, dan solid. Kami ingin terus menjaga kebersamaan karena pada dasarnya kita adalah keluarga besar. Apa pun kendalanya, kita hadapi dan selesaikan bersama,” tegasnya.
Selektif dalam Menambah Anggota
Tony menjelaskan, saat ini Chapter Baleendah memiliki sekitar 40 anggota yang telah terdaftar. Ia tidak menutup kemungkinan adanya penambahan anggota seiring dengan perkembangan Paguyuban Cepot Motah Indonesia.
Namun, proses penerimaan anggota baru tetap dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan latar belakang, tujuan, serta kesesuaian visi dan misi calon anggota dengan organisasi.
“Kami tidak menutup kemungkinan untuk menambah anggota. Namun, tentu harus dipantau dan diseleksi terlebih dahulu. Kami perlu mengetahui latar belakang, maksud dan tujuan, serta visi misinya. Yang terpenting, calon anggota memiliki frekuensi dan semangat yang sama dengan kami,” jelasnya.
Baginya, pertumbuhan organisasi bukan hanya soal jumlah anggota, tetapi juga bagaimana setiap anggota mampu menjaga komitmen, kebersamaan, dan nama baik paguyuban di tengah masyarakat.
Bersinergi dan Hadir untuk Masyarakat
Lebih jauh, Tony menegaskan bahwa Chapter Baleendah ingin terus membangun sinergi dengan berbagai pihak tanpa membeda-bedakan latar belakang, selama kerja sama tersebut membawa manfaat dan tidak merugikan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial akan menjadi salah satu perhatian utama organisasi, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Prinsip saya sebagai ketua adalah ingin bersinergi dengan siapa pun tanpa pandang bulu. Yang penting, kita tidak merugikan pihak lain dan selalu berusaha hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Chapter Baleendah berkomitmen melanjutkan kegiatan berbagi serta memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar. Perhatian tersebut mencakup dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bantuan bagi anak yatim dan para lansia.
Menurut Tony, keberadaan organisasi harus memberikan manfaat nyata, bukan hanya bagi para anggotanya, melainkan juga bagi masyarakat luas.
“Kami ingin Chapter Baleendah semakin solid dan terus merangkul masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya membantu UMKM, anak yatim, dan para lansia semaksimal mungkin. Kami ingin masyarakat melihat bahwa kami hadir karena memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” tambahnya.
Dua Tahun Perjalanan, Perkuat Kepedulian Sosial
Peringatan Milangkala ke-2 Chapter Baleendah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Paguyuban Cepot Motah Indonesia dalam menjaga persaudaraan sekaligus menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan santunan dan kebersamaan yang terbangun dalam acara tersebut, Chapter Baleendah berharap dapat terus tumbuh menjadi organisasi yang solid, terbuka untuk bersinergi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Perayaan yang bertepatan dengan ulang tahun Muhammad Tony Husada itu juga menambah makna kebersamaan bagi keluarga besar Chapter Baleendah. Semangat guyub, kompak, dan solid diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Milangkala ke-2 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi, melainkan juga pengingat bahwa kekuatan sebuah paguyuban terletak pada persaudaraan dan manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.
(Puput)





