BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat menggelar tabligh akbar dan doa bersama di Masjid Raya Bandung, kawasan Alun-Alun Kota Bandung, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan, serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Acara ini dihadiri unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin, S.E., M.Pd., serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), di antaranya BBC dan Paguyuban Cepot Motah.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, H. Dian Rahadian, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang kini telah memasuki usia ke-67 tahun. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan soliditas merupakan modal penting bagi Pemuda Pancasila untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, di usia ke-67 ini Pemuda Pancasila masih diberikan kekuatan dan kebersamaan. Organisasi kami saat ini tetap solid dan kuat. Kami ingin menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi orang banyak,” ujar Dian.
Menurutnya, peringatan HUT kali ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta kepedulian sosial.
Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Sejarah
Dian menjelaskan, pemilihan Masjid Raya Bandung sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Selain menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat, masjid tersebut berada di kawasan yang memiliki nilai sejarah penting.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan bangunan serta kawasan bersejarah di Kota Bandung.
“Perawatan dan pelestarian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Pemuda Pancasila ingin turut berbuat. Mari kita rawat bersama warisan bersejarah ini,” tegasnya.

Ia menilai, pelestarian warisan sejarah membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan. Dengan adanya kesadaran bersama, nilai-nilai sejarah diharapkan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Perkuat Sinergi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Selain mengajak masyarakat menjaga warisan sejarah, Dian menegaskan komitmen Pemuda Pancasila Jawa Barat untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin terus bersinergi dengan masyarakat dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” katanya.
Menurut Dian, kekuatan sebuah organisasi tidak cukup hanya diukur dari soliditas internal maupun besarnya jumlah anggota. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menunjukkan kontribusi nyata dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui tabligh akbar dan doa bersama ini, MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat berharap semangat persaudaraan, toleransi, gotong royong, dan pengabdian semakin tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.
Peringatan HUT ke-67 ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemuda Pancasila untuk mempertegas komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta mengambil bagian dalam pembangunan sosial dan pelestarian warisan sejarah di Jawa Barat.
(Puput)





