BANDUNG, RadarNusaNews.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung terus memperkuat pencegahan kekerasan terhadap anak melalui program Senandung Perdana (Sekolah dan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak).
Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut digelar di SMP Negeri 57 Kota Bandung, Selasa (1/9/2026), dengan melibatkan siswa dan tenaga pendidik dari SMP Negeri 55 dan SMP Negeri 57 Kota Bandung.

Kepala DP3A Kota Bandung, Dra. Uum Sumiati, M.Si., menegaskan Senandung Perdana menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam mencegah dan menangani persoalan yang berkaitan dengan hak serta perlindungan anak.
“Kami terus konsisten memberikan edukasi pencegahan dari tingkat sekolah hingga kewilayahan, menyediakan layanan terpadu bagi korban kekerasan, serta mendorong sekolah ramah anak,” ujar Uum.

Selain layanan langsung, DP3A juga menyediakan akses pelaporan secara digital untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan perlindungan.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan, M.Si., turut memberikan edukasi kepada para pelajar dengan tema “Bijak Menggunakan Gawai dan Media Sosial.”
Melalui program ini, DP3A berharap pelajar semakin sadar akan pentingnya perlindungan anak, bijak bermedia sosial, serta berani melapor jika menemukan atau mengalami kekerasan.
( Puput )





