KIARAPEDES, Radarnusanews.com – Upaya meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian terus dilakukan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Salah satunya melalui pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi tersier yang diharapkan dapat memperlancar pengairan lahan pertanian sekaligus mendukung produktivitas petani.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh GAPOKTAN Sinar Jaya Mukti melalui dukungan program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.
Berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Nomor: 10.1.7/PPK.LIP.6/PKS/8/2026 yang ditandatangani pada 10 Agustus 2026, program pemeliharaan jaringan irigasi tersier tersebut mendapat dukungan anggaran sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah).
Keberadaan jaringan irigasi yang baik memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian. Saluran yang terpelihara diharapkan mampu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sehingga kebutuhan pengairan tanaman dapat lebih terjamin.
Dengan pengairan yang lebih optimal, petani diharapkan dapat mengelola lahan secara lebih efektif, mengurangi risiko kekeringan maupun genangan, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Bagi GAPOKTAN Sinar Jaya Mukti, program tersebut bukan hanya berkaitan dengan perbaikan fisik saluran, tetapi juga merupakan bagian dari upaya mendukung keberlangsungan usaha tani masyarakat Desa Mekarjaya.
Perwakilan GAPOKTAN Sinar Jaya Mukti menyampaikan bahwa perbaikan jaringan irigasi diharapkan memberikan manfaat nyata bagi petani.
«“Kami berharap dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi ini, pengairan ke lahan pertanian semakin lancar. Petani bisa lebih optimal mengelola sawah dan hasil pertanian dapat meningkat.”»
Selain berdampak terhadap produktivitas, infrastruktur irigasi yang baik juga diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan pola tanam dan memberikan kepastian pengairan bagi petani.
Dalam pelaksanaannya, GAPOKTAN Sinar Jaya Mukti berkomitmen agar program dilaksanakan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat petani juga diharapkan ikut berperan dalam menjaga dan merawat jaringan irigasi setelah kegiatan selesai. Perawatan secara bersama-sama menjadi penting agar saluran tetap berfungsi dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemeliharaan irigasi pertanian pada akhirnya bukan sekadar memperbaiki saluran air. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat petani.
Melalui dukungan pemerintah dan peran aktif GAPOKTAN Sinar Jaya Mukti, diharapkan infrastruktur pertanian di Desa Mekarjaya semakin baik dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para petani serta masyarakat secara luas.
( Red )





