KABUPATEN BOGOR | RadarNusaNews.Com – Gelombang dukungan terhadap komitmen Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam memberantas peredaran narkoba secara radikal terus mengalir deras.
Langkah strategis berslogan “Pembersihan dari Dalam” kini menjadi sorotan utama, memicu desakan kritis sekaligus dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan
Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara).
Aliansi PANDAWA menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak boleh hanya menjadi jargon politik atau seremoni di atas kertas.
Untuk menyongsong visi besar Indonesia Emas, momentum pembersihan ini harus dimulai tanpa pandang bulu dari lingkungan birokrasi dan organisasi kemitraan strategis pemerintah.
Bersih-Bersih Birokrasi: Komitmen Tanpa Kompromi
Langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menginstruksikan pengawasan ketat dan deteksi dini di internal pemerintahan dinilai sebagai terobosan krusial.
Aliansi PANDAWA menilai langkah ini sebagai jawaban atas tuntutan publik yang merindukan pemerintahan bersih, berintegritas, dan bebas dari jerat hukum narkotika. Sebagai abdi negara, ASN wajib menjadi garda terdepan dan teladan moral bagi masyarakat.
Desakan Kritis:
Evaluasi dan Pembinaan Organisasi Terafiliasi
Tidak berhenti di lini birokrasi, Aliansi PANDAWA secara kritis mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memperluas jangkauan pembersihan.
Pemkab Bogor didesak melakukan pembinaan intensif serta pengawasan ketat terhadap seluruh organisasi yang terafiliasi dan menerima dana hibah dari pemerintah.
Tiga organisasi besar yang menjadi sorotan utama meliputi:
* KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Bogor
*
* KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kabupaten Bogor
*
* KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kabupaten Bogor
PANDAWA menegaskan bahwa organisasi-organisasi tersebut merupakan wadah pembinaan generasi muda, atlet, dan tokoh masyarakat. Jika internal organisasi tersebut tidak diproteksi dari bahaya narkoba, maka anggaran negara yang dikucurkan akan menjadi sia-sia dan merusak masa depan daerah.
Menuju Indonesia Emas dari Bumi Tegar Beriman
Komitmen memberantas narkoba dari dalam ini bukan sekadar aksi penyelamatan daerah, melainkan fondasi penting dalam menyiapkan pemuda dan aparatur yang kompetitif.
Pemkab Bogor harus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara yang dialokasikan ke organisasi kemitraan, linier dengan pembentukan karakter yang bersih dan berprestasi.
Aliansi PANDAWA bersama elemen masyarakat menyatakan siap mengawal ketat setiap kebijakan Bupati Rudy Susmanto.
Mereka menuntut adanya tindakan konkret, mulai dari tes urine berkala yang transparan bagi ASN dan pengurus organisasi, hingga sanksi pemecatan serta penghentian anggaran bagi oknum atau lembaga yang terbukti kompromistis terhadap narkoba. Kabupaten Bogor harus menjadi contoh nyata wilayah yang bersih demi terwujudnya Indonesia Emas.
Aliansi PANDAWA bersama Masyarakat Kabupaten Bogor komitmen Mengawal dan mendorong Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memerangi peredaran narkoba melalui gerakan “Pembersihan dari Dalam” yang berfokus pada birokrasi dan organisasi mitra, terutama KONI, KNPI, dan KORMI. Tuntutan konkret termasuk tes urine berkala dan sanksi tegas berupa pemecatan serta penghentian anggaran bagi oknum atau organisasi yang terbukti terlibat narkoba.
Koordinator PANDAWA
Aliansi PANDAWA Dukung Langkah Tegas Bupati Bogor Perangi Narkoba: “Pembersihan dari Dalam Harus Tanpa Kompromi”
[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Ikuti Kami" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]





