Purwakarta | Radarnusanews.com – Kesenian tradisional sisingaan yang dibawakan oleh ABRAG Group, Desa Parakan Garogek, Kecamatan Kiarapedes, sukses mencuri perhatian masyarakat dalam kegiatan yang digelar di kawasan Wanayasa.
Dengan balutan seragam hitam dan ikat kepala biru, para anggota tampil kompak dan penuh semangat. Properti sisingaan berbentuk singa yang mereka tampilkan menjadi daya tarik utama, sekaligus mencerminkan kekuatan, keberanian, dan kekompakan dalam kesenian khas Sunda tersebut.
Kesenian sisingaan dari Desa Parakan Garogek ini tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga mengandung makna mendalam terkait pelestarian sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan. Pesan ini menjadi bagian penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala Desa Parakan Garogek, Mulyana, mengapresiasi semangat para pelaku seni yang terus menjaga dan melestarikan budaya lokal.
“Kesenian ini bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh yang dituakan dalam komunitas, yakni Abah Uyan, menegaskan pentingnya menjaga tradisi agar tidak tergerus zaman. Menurutnya, sisingaan bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai sejarah dan perjuangan.
Penampilan ABRAG Group mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pengunjung yang menyaksikan dan mengabadikan momen tersebut.
Dengan dukungan para tokoh seperti Abah Uyan serta pemerintah desa, kesenian sisingaan di Desa Parakan Garogek diharapkan terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.( Red )





