karawang | Radarnusanews.com – seorang warga penerima Bantuan program Keluarga Harapan ( PKH ) mengaku kesusahan saat mencoba menarik bantuan uang di mesin ATM BTN meski tertera saldo sebesar Rp 1.500.000- di rekening mereka , penarikan uang tak dapat dilakukan
Salah satu penerima Edi Subeno (57) beralamat di kampung cariu Rt 02/06 desa wanci mekar kotabaru , mengaku datang ke ATM hari selasa 10 Meret 2026 pagi hari untuk mengambil sebagian bantuan untuk keperluan keluarga ” saya masukin kartu cek saldo ada Rp 1,500.000 , tapi saat mau narik uang muncul pesan tidak dapat diproses dan saya coba berulang ulang hasilnya tetap sama ” ucapnya dengan nada kecewa

saat dikomfirmasi ke pengurus PKH kotabaru Zamzami mengatakan kendala tidak bisa ditarik uang nya kemungkinan ada beberapa faktor salah satunya verifikasi Desil nya bisa jadi naik atau juga Kartu keluarga tidak cocok dengan data serta tidak pernah mengikuti pertemuan para penerima manfaat PKH ” mengikuti pertemuan sipatnya diwajibkan bagi penerima PKH , mungkin yak pernah ikut pertemuan ini bisa jadi di blokir ” katanya
ia juga menunjukan hasil pengecekan pada KTP yang bersangkutan bahwa yang bernama Edi Subeno pada tahun 2026 mengalami Desil naik menjadi desil 6-10 sedang kan katagori penerima PKH memiliki desil kesejahteraan Keluarga Nasional dilevel 1-4 memang yang bersangkutan pada tahun 2025 status nya berjalan ” jadi kemungkinan itu di blokir dan uang yang ada di BTN akan kembali lagi ke kas negara ” ucapnya
ia juga berharap agar penerima manfaat PKH agar dapat mengikuti pertemuan agar setiap ada permasalahan dapat di jelaskan agar ada titik temu
Reporter : Asep Jaya





