Sukabumi |RadarNusaNews.Com – Kabupaten Sukabumi tengah viral di pemberitaan lokal dan media sosial terkait aksi relawan Sehati Sejahtera membantu warga desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah desa setempat. 4 Maret 2026
Menurut pengakuan salah satu ketua relawan Sehati Sejahtera, Paul, kejadian ini bermula dari adanya warga bernama Ibu Titim, warga RW 6 Ciangsana, yang membutuhkan penanganan medis mendesak. Ia mengungkapkan bahwa warga tersebut mengalami sakit parah dan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Namun sayang, respons dari aparat desa belum memuaskan dan cenderung kurang perhatian.

“Awalnya saya dapat informasi dari Bu Nina, ketua RW 6, bahwa Ibu Titim sedang membutuhkan pertolongan medis. Lalu saya dihubungi Bu Amoy, relawan kami, dan saat itu saya sedang di Bandung. Kami langsung menghubungi tim relawan dan berupaya membantu mengurus administrasi BPJS warga, namun terkendala data di KTP dan KK yang tidak sesuai. Berkat kerja keras tim, akhirnya data warga bisa diperbaiki melalui Dukcapil,” ujar Paul saat dikonfirmasi media.
Lebih lanjut, Paul mengaku bahwa kondisi rumah Bu Titim sangat memprihatinkan, tidak layak huni, dan berada di tanah milik desa. Ia menyayangkan kurangnya respons dari pemerintah desa terkait situasi warga yang sakit dan membutuhkan perhatian serius.
Dalam perkembangan lain, camat Cikembar melalui WhatsApp kepada wartawan Dedi Cobra menyampaikan bahwa pihak desa telah melakukan berbagai upaya penanganan terhadap warga tersebut. Ia menjelaskan bahwa data warga sudah diverifikasi, warga masuk kategori desa tidak mampu, dan pemerintah desa telah mengupayakan pengantaran ke rumah sakit serta perbaikan data administrasi. Camat juga menegaskan bahwa proses perawatan warga di rumah sakit telah difasilitasi sepenuhnya oleh desa dan bahwa warga tersebut saat ini dalam kondisi sedang mendapatkan perawatan.

“Pihak desa melalui puskesmas dan lembaga terkait terus melakukan koordinasi dan upaya pelayanan terbaik kepada warga. Data dan proses perawatan sudah berjalan sesuai prosedur, dan saat ini warga dalam pengawasan medis,” tegas camat.
Menanggapi peristiwa ini, pihak relawan Sehati Sejahtera menegaskan bahwa mereka tetap peduli dan akan terus membantu warga yang membutuhkan, terutama warga yang kurang mampu dan tidak tersentuh oleh perhatian pemerintah desa. Mereka berharap, kejadian ini menjadi perhatian seluruh stakeholder agar tidak ada warga yang terlantar dan semua pihak dapat bekerja sama demi kesejahteraan warga.
Kasus ini menjadi refleksi pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan dalam menangani kebutuhan warga, serta memastikan bahwa hak setiap warga terpenuhi, terutama di bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan.
Lambang indra Setiawan.





