Karawang | RadarNusaNews.Com –
Dampak dari kematian ikan di Keramba Jaring Apung Jatiluhur pada tangal 22/23 Januari 2026 lalu dampak nya ikan langka Karawang 09/02/2026.
Kematian masal puluhan hingga ratusan ton ikan di waduk Jatiluhur Purwakarta di karena kan Up, weling ( Naik Nya Air Dasar ke permukaan Minim Oksigen) Kini berdampak pada ke langkaan ikan di pasaran yang sempat menghilang karena kurang nya pasokan ikan ke pasar – Pasar hinga harga ikan melesat naik sangat tinggi mencapai 80%.
Di mana ikan sebagai pelengkap ke butuhan giji yang banyak di konsumsi masyarakat, ikan sebagai dari ketahanan pangan di bidang kelautan dan perikanan di Indonesia ini.
Kini beberapa jenis ikan yang sering di konsumsi masyarakat luas seperti ikan Mas , Nila , Patin sempat menghilang dari pasaran karena kurang nya pasokan ikan dari Keramba Jaring Apung Jatiluhur menjadi dilema untuk masyarakat di pasaran hinga kini Senin 09/ Pebruari 2026 harga ikan di pasaran belum setabil terutama harga ikan mas di pasaran dari harga Rp : 35000 kini mencapai harga di pasaran Rp : 47000 sampai Rp : 50.000 / Kg.
Peristiwa seperti ini bukan kali ini saja ini sudah menjadi polemik setiap tahun yang mana bencana paktor dari alam yang curah hujan intensitas yang tinggi mengakibatkan terjadi nya Up, Weliling ( Naik nya Air Dasar ke permukaan Minim nya oksigen ) hingga mengakibatkan ratusan sampai puluhan ton ikan mati di KJA Jatiluhur.
Harapan masyarakat semoga harga jual ikan di pasaran berangsur dengan kembali nya harga jual di pasar hinga perekonomian harga jual ikan kembali normal seperti biasa nya lagi pungkas kontributor ( C. Iw@n ).





