BATAM | RadarNusaNews.Com –
Warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD Batam. Mereka menuntut Ketua DPRD Batam turun tangan langsung dan ikut merasakan dampak krisis air bersih yang sudah lama dialami masyarakat.
Warga mengaku sudah tidak sabar dan kecewa karena berbagai janji terkait kelancaran pasokan air bersih tak kunjung terealisasi. Menurut warga, pasokan air bersih di wilayah Tanjung Sengkuang tidak lancar hampir satu tahun terakhir.

Masyarakat juga menyebutkan bahwa lebih dari enam bulan lalu, pihak ABH (Air Batam Hilir) sempat meminta warga bersabar menunggu perbaikan. Namun hingga kini, persoalan belum tuntas. Bahkan, pasokan air bersih melalui mobil tangki disebut dibatasi.
Kondisi tersebut memicu kemarahan warga. Mereka meminta DPRD Batam, khususnya Ketua DPRD, segera mengambil langkah konkret agar masalah ini tidak terus berlarut.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan dua tuntutan utama kepada Ketua DPRD Batam:
Meminta Ketua DPRD Batam turun tangan dan mengupayakan agar pasokan air bersih di Tanjung Sengkuang kembali lancar, sehingga warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.
Jika pasokan air bersih masih belum juga lancar, warga meminta Kantor DPRD Batam juga merasakan hal yang sama seperti warga Tanjung Sengkuang, sebagai bentuk keadilan dan perhatian atas penderitaan masyarakat.
Warga berharap tuntutan tersebut segera ditindaklanjuti, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. ( Yuza )





