5.9 C
New York
Kamis, Maret 5, 2026

Buy now

spot_img

PT Tri Excella Harmony Diduga Mempermainkan Karyawan Korban Kecelakaan Kerja

Kabupaten Tangerang | RadarNusaNews.Com —

Keluarga korban kecelakaan kerja, Riza Husen Abdullah, kembali menyampaikan keluhan terkait ketidakjelasan proses penanganan medis lanjutan yang disebut masih menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan PT Tri Excella Harmony. Hingga lebih dari satu bulan pascakejadian, keluarga mengaku belum memperoleh keputusan pasti terkait pemasangan tangan atau tindakan medis lanjutan, meski sebelumnya disebut akan ada kabar dalam waktu dua hari.

Menurut keterangan keluarga, pihak rumah sakit menyatakan bahwa proses penanganan lanjutan tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan resmi perusahaan. Namun hingga saat ini, pihak keluarga menilai belum ada komunikasi yang tegas dan terarah dari perusahaan, rumah sakit, maupun BPJS.

Selain itu, keluarga juga mempertanyakan keberadaan dokumen medis penting dari dokter spesialis okupasi yang disebut tidak dikembalikan dalam bentuk asli, melainkan hanya berupa fotokopi dengan kualitas kurang jelas, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kejelasan penanganan administrasi medis korban.

Keluarga mengaku khawatir dan mulai menduga adanya indikasi ketidakterbukaan dalam proses penanganan kasus, mengingat kondisi korban yang mengalami cacat permanen dan membutuhkan kepastian rencana pemulihan jangka panjang.

“Saya mulai curiga ada sesuatu yang tidak transparan. Kami ingin semua jelas — tindakan medis, BPJS, hingga kompensasi. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi ini,” ujarnya.





Rujukan Hukum dan Kewajiban Perusahaan

Kasus ini merujuk pada sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Pasal 86 ayat (1) huruf a menyatakan bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).


2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Perusahaan wajib mendaftarkan seluruh pekerjanya dalam program jaminan sosial termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).


3. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK dan JKM
Dalam aturan ini, korban kecelakaan kerja berhak mendapatkan perawatan medis sampai sembuh tanpa batas biaya sesuai indikasi medis, termasuk tindakan lanjutan apabila diperlukan.



Apabila terbukti terdapat penghambatan akses layanan medis, penahanan dokumen atau ketidakpatuhan terhadap standar K3, maka hal tersebut dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan instansi pengawas ketenagakerjaan.



Sampai berita ini diterbitkan, pihak perusahaan, rumah sakit, maupun perwakilan BPJS belum memberikan keterangan resmi terkait klarifikasi proses komunikasi dan penanganan kasus.

   (Red)

Baca Juga  Pasar Rebo Purwakarta Terbakar Saat Sahur, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

spot_img

BERITA LAINNYA

TRENDING

Warga Kecewa, Surat Edaran Pemadaman Listrik PLN Dinilai Tak Sesuai Kenyataan

Purwakarta | Radarnusanews.com  –  Sejumlah warga mengaku kecewa terhadap surat edaran yang dikeluarkan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Purwakarta Kota...

SMK Muhamadiyah 2 Gelar Smart Tren Ekologi, Tanamkan Cinta Lingkungan dan Aksi Tanam Pohon

karawang | Radarnusanews.com  -   SMK Muhamadiyah Dua  (SMK Muda ) menggelar kegiatan pendidikan pesantren .Program ini sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa...

Polres Sumedang Resmikan Rutilahu di Tanjungkerta, Wujud Kepedulian Polri Bersama Baznas

Sumedang | Radarnusanews.com  –  Dalam rangka mendukung program sosial dan kemanusiaan di bulan suci Ramadan, Polres Sumedang melaksanakan peresmian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni...

Diduga Menu MBG Tak Sesuai Standar, Publik Pertanyakan Transparansi Dapur Pelaksana di Desa Gunungbatu

PANDEGLANG | Radarnusanews.com  --  Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten – Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar luas di sejumlah...

Dida Hidayat, Koordinator BPP Bojong Sosialisasikan Teknik Ubinan Padi untuk Tingkatkan Akurasi Produktivitas

Purwakarta | Radarnusanews.com  –  Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bojong, Dida Hidayat, terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui sosialisasi teknik ubinan padi kepada para...

PLN UP Babelan Putus Aliran Listrik, Penyewa Rumah Angkat Bicara

Bekasi | RadarNusaNews.Com  –  Petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Unit Pelayanan (UP) Babelan melakukan tindakan pemutusan aliran listrik terhadap salah satu konsumen...
spot_img

NASIONAL

[td_block_social_counter facebook="tagdiv" twitter="tagdivofficial" youtube="tagdiv" style="style8 td-social-boxed td-social-font-icons" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" custom_title="Ikuti Kami" block_template_id="td_block_template_8" f_header_font_family="712" f_header_font_transform="uppercase" f_header_font_weight="500" f_header_font_size="17" border_color="#dd3333"]
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULER

PROFILE

Warga Kecewa, Surat Edaran Pemadaman Listrik PLN Dinilai Tak Sesuai Kenyataan

Purwakarta | Radarnusanews.com  –  Sejumlah warga mengaku kecewa terhadap surat edaran yang dikeluarkan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Purwakarta Kota...

SMK Muhamadiyah 2 Gelar Smart Tren Ekologi, Tanamkan Cinta Lingkungan dan Aksi Tanam Pohon

karawang | Radarnusanews.com  -   SMK Muhamadiyah Dua  (SMK Muda ) menggelar kegiatan pendidikan pesantren .Program ini sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa...

Polres Sumedang Resmikan Rutilahu di Tanjungkerta, Wujud Kepedulian Polri Bersama Baznas

Sumedang | Radarnusanews.com  –  Dalam rangka mendukung program sosial dan kemanusiaan di bulan suci Ramadan, Polres Sumedang melaksanakan peresmian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni...

Diduga Menu MBG Tak Sesuai Standar, Publik Pertanyakan Transparansi Dapur Pelaksana di Desa Gunungbatu

PANDEGLANG | Radarnusanews.com  --  Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten – Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar luas di sejumlah...

PEMERINTAHAN

HUKUM

KRIMINAL

POLRI

Warga Kecewa, Surat Edaran Pemadaman Listrik PLN Dinilai Tak Sesuai Kenyataan

Purwakarta | Radarnusanews.com  –  Sejumlah warga mengaku kecewa terhadap surat edaran yang dikeluarkan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Purwakarta Kota...

SMK Muhamadiyah 2 Gelar Smart Tren Ekologi, Tanamkan Cinta Lingkungan dan Aksi Tanam Pohon

karawang | Radarnusanews.com  -   SMK Muhamadiyah Dua  (SMK Muda ) menggelar kegiatan pendidikan pesantren .Program ini sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa...

Polres Sumedang Resmikan Rutilahu di Tanjungkerta, Wujud Kepedulian Polri Bersama Baznas

Sumedang | Radarnusanews.com  –  Dalam rangka mendukung program sosial dan kemanusiaan di bulan suci Ramadan, Polres Sumedang melaksanakan peresmian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni...

Diduga Menu MBG Tak Sesuai Standar, Publik Pertanyakan Transparansi Dapur Pelaksana di Desa Gunungbatu

PANDEGLANG | Radarnusanews.com  --  Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten – Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar luas di sejumlah...

INDEKS

- Advertisement -spot_img