BANDUNG | RadarNusaNews.Com — Dalam upaya membangun budaya literasi dan mengembangkan kreativitas peserta didik, SMP Negeri 47 Kota Bandung menggelar kegiatan Gebyar Bulan Bahasa pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus momentum Bulan Bahasa.
Berbagai perlombaan dan penampilan kreatif digelar untuk menggali potensi, minat, serta bakat para siswa. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam menumbuhkan semangat literasi sekaligus mendorong peserta didik agar lebih berani mengekspresikan ide dan gagasan melalui karya nyata.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi lomba menulis cerpen, menggambar poster, gebyar cipta karya, inspirasi menulis karya kreatif, hingga penampilan pentas aksi siswa.
Kepala SMPN 47 Kota Bandung, Silpani Nurpatonah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan inovasi peserta didik, sehingga mereka dapat terus berkembang dan menghasilkan karya positif.

Menurut Silpani, kompetisi bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri, jiwa kompetitif, serta kemampuan siswa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Dengan kompetisi, diharapkan mampu membangun jiwa dan daya saing peserta didik sehingga akan bermuara pada kemauan untuk memampukan dirinya menjadi pribadi yang bertalenta dan berkompetensi sesuai minat dan bakatnya,” tegas Silpani.
Ia berharap melalui kegiatan Gebyar Bulan Bahasa, budaya membaca, menulis, berkarya, dan berkreasi semakin tumbuh di lingkungan sekolah. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta karakter positif.
Pasar Warga, Wadah Kreativitas dan Kewirausahaan
Tidak hanya menghadirkan berbagai perlombaan, kegiatan Gebyar Bulan Bahasa SMPN 47 Kota Bandung juga dimeriahkan dengan pasar warga yang menghadirkan sejumlah stan penjualan aneka produk kuliner hasil karya warga sekolah.
Produk-produk tersebut melibatkan siswa maupun orang tua siswa, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil kreativitas dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di lingkungan sekolah.
Kehadiran pasar warga juga menjadi bentuk kolaborasi antara sekolah, peserta didik, dan orang tua dalam mendukung kegiatan pendidikan yang kreatif, produktif, dan bermanfaat.
Melalui Gebyar Bulan Bahasa ini, SMPN 47 Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi, mengembangkan potensi peserta didik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.
(Puput)





