BANDUNG, RadarNusaNews.Com — Musik, sepeda, komunitas, dan ruang kreatif berpadu dalam kegiatan “City Pop Ride: Dari City Pop Menuju City Stop” yang digelar di Bandung, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan kolaborasi ST ALGEA, Bike to Work Bandung, Riot Wheel Bike, Rorodaan, dan Teman Gowes ini mengajak peserta menikmati Bandung dengan cara berbeda, yakni melihat, merasakan, sekaligus mendengarkan berbagai suara kota dari atas sadel sepeda.
Gagasan tersebut berangkat dari pandangan bahwa kota tidak hanya dapat dinikmati melalui gedung, jalan, kendaraan, dan infrastruktur, tetapi juga melalui musik, interaksi sosial, ruang publik, serta pengalaman tubuh saat berada langsung di jalan.
Melalui sepeda, peserta diajak berhadapan langsung dengan berbagai wajah kota, mulai dari kondisi jalan, udara, suara kendaraan, tanjakan, hingga interaksi dengan masyarakat sepanjang perjalanan.

Musik urban Indonesia, yang selama ini turut menggambarkan dinamika kehidupan perkotaan melalui karya sejumlah musisi seperti Chrisye, Fariz RM, Yockie Suryo Prayogo, dan Harry Roesli, menjadi salah satu inspirasi dalam kegiatan tersebut.
Konsep “City Stop” kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan. Setelah bergerak, peserta diajak berhenti sejenak untuk melihat kembali ruang kota yang selama ini mungkin dilewati dengan tergesa-gesa.
Berhenti menjadi kesempatan untuk mendengarkan suara sekitar, bertemu dengan orang lain, serta menyadari bagaimana ruang publik digunakan dan dinikmati bersama.
Kolaborasi ini juga mempertemukan berbagai karakter komunitas sepeda di Bandung. Bike to Work Bandung membawa pengalaman bersepeda sebagai bagian dari mobilitas perkotaan, sementara Riot Wheel Bike, Rorodaan, dan Teman Gowes menghadirkan beragam kultur serta pengalaman bersepeda.
Sementara itu, ST ALGEA melengkapi kegiatan melalui ruang kreatif yang memadukan musik, kopi, hospitality, dan interaksi antarmanusia.

“Dari City Pop Menuju City Stop” pada akhirnya menjadi ajakan untuk mengalami Bandung dengan cara yang berbeda: bergerak bersama, mendengarkan lebih dekat, berinteraksi dengan sesama, dan sesekali berhenti untuk menikmati kota.
Sebab, di tengah aktivitas perkotaan yang serba cepat, terkadang warga tidak hanya membutuhkan perjalanan yang lebih cepat, tetapi juga kesempatan untuk mendengarkan kota dengan lebih dekat.
Tentang Kolaborator
ST ALGEA merupakan creative hub yang memadukan studio musik dan pengalaman coffee shop dengan fokus pada kreativitas, hospitality, serta hubungan antarmanusia.
Sementara Bike to Work Bandung, Riot Wheel Bike, Rorodaan, dan Teman Gowes merupakan komunitas yang menjadi bagian dari ekosistem bersepeda di Bandung. ( Puput )





